SEMINAR NASIONAL 2017

Seminar Nasional “Kesadaran Toleransi Beragama dalam Arus Sejarah”

Kamis 20 April 2017, HMJ SEJARAH “JAS MERAH” mengadakan acara seminar nasional yang bertemakan “Kesadaran Toleransi Beragama dalam Arus Sejarah” yang disampaikan oleh tiga pemateri yang sangat keren yaitu J.J. Rizal, Amin Mudzakkir, dan Dewa Agung Gede Agung. J.J. Rizal adalah sejarahwan, penulis, dan pendiri penerbitan Komunitas Bambu yang banyak menerbitkan buku-buku dengan tema sejarah, budaya dan humaniora. Beliau juga dikenal sebagai pendiri gerakan sosial Save Depok. Pemateri kedua adalah Amin Mudzakkir beliau merupakan Peneliti PSDR-LIPI, dan pemateri ketiga adalah Dewa Agung Gede Agung beliau adalah dosen sejarah di Fakultas Ilmu Sosial, Universitas negeri Malang. Acara iini dimulai dengan Menyanyikan lagu Indonesia Raya oleh seluruh peserta, panitia, maupun tamu undangan. setelah menyanyikan Lagu Indonesia Raya acara dilanjutkan dengan penampilan tari oleh saudara Ahmad Razan Rizqi Dhafin, dan penampilan musik dari Laisos.

Penampilan tari

 

 

LAISOS 

Selanjutnya acara dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua pelaksana yaitu Siti Musrifah. Acara ini secara resmi dibuka oleh wakil rektor 1 Universitas Negeri Malang Prof. Dr. Hariyono, M.Pd, setelah acara seminar nasional ini dibuka, maka acara selanjutnya adalah pembacaan do’a agar acara ini memberikan manfaat.

Materi pertama disampaikan oleh Bapak Dewa Agung Gede Agung yang diawali dengan mengucapkan salam kepada seluruh hadirin dengan menggunakan salam dari agama yang berbeda mulai dari salam agama Hindu OM SWASTIASTU, salam dari agama Buddha NAMO BUDAYA, salam dari agama Islam Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, dan yang terakhir salam dari agama Kristen SYALOM.

Penyampaian Materi Pertama oleh Bapak Dewa Agung Gede Agung

Materi kedua disampaikan oleh Bapak Amin Mudzakkir mengenai bagaimana bertoleransi dalam arus sejarah Indonesia.

materi yang terakhir disampaikan oleh Bapak JJ Rizal tentang buku yang berjudul “Kisah & Kumpulan Resep Putri Jepara Rahasia Kuliner R.A Krtini, R.A Kardinah, dan R.A Roekini”. Bapak JJ Rizal menyampaikan bagaimana kartini dalam kesehariannya bila memasak. Ternyata dalam Masakan Kartini mempunyai makna toleransi karena beliau meskipun seorang Jawa tetapi beliau tidak selalu membuat masakan jawa saja. Kartini bisa memasak masakan Arab, Cina, dan Eropa. JJ Rizal menyampaikan dengan dagelan-dagelan khasnya sehingga peserta menikmati penyampaian materi ini.

setelah penyampaian semua materi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para peserta sangat antusias bertanya sayangnya pertanyaan hanya dibatasi enam pertanyaan. Pertanyaan-pertanyaan dari peserta dijawab tuntas oleh para pemateri setelah  semua terjawab acara dilanjutkan dengan penyerahan vandel dan serifikat kepada pemateri, dan dilanjutkan dengan sesi foto-foto bersama pemateri. Acara ditutup pada pukul 12.00 dengan penampilan oleh Operet Nusantara FIS-UM, dan Laisos.

Operet Nusantara FIS-UM