ODISEA 2018 HADIR KEMBALI dalam “Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Nilai-Nilai Historis untuk Pendidikan Indonesia yang Merdeka”

 

 

Bangsa yang besar adalah bangsa yang belajar akan sejarahnya. “Jas Merah” begitulah Bung Karno dalam mengingatkan Indonesia untuk tidak melupakan sejarah.

Halo pemuda yang progresif dan revolusioner mari belajar sejarah dan mewujudkan cita-cita pendidikan Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mengikuti ODISEA 2018 dengan tema “Penguatan Pendidikan Karakter Melalui Nilai-Nilai Historis untuk Pendidikan Indonesia yang Merdeka” yang diselenggarakan oleh HMJ Sejarah “Jas Merah” Universitas Negeri Malang.

ODISEA 2018 ini meliputi :
-Rayon I di Malang
(Malang, Batu, Probolinggo, Pasuruan, dan Lumajang)
-Rayon II di Banyuwangi
(Banyuwangi, Jember, Situbondo, dan Bondowoso)
-Rayon III di Jombang
(Mojokerto dan Jombang)
-Rayon IV di Blitar
(Blitar, Tulungagung, Trenggalek, Nganjuk, dan Kediri)
-Rayon V di Lamongan
(Lamongan, Tuban, dan Bojonegoro)
-Rayon VI di Ponorogo
(Ponorogo, Pacitan, Ngawi, Magetan, dan Madiun)
-Rayon VII di Sidoarjo
(Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik)
-Rayon VIII di Madura
(Madura)
-Rayon IX di Yogyakarta
(Yogayakarta, Solo, Klaten, Salatiga, dan Semarang)
-Rayon X di Bandung
(Bandung, Tasikmalaya, Cirebon, dan Purwakarta)
-Rayon XI di Jakarta
(Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi)
-Rayon XII di Bali
(Bali)
-Rayon XIII di luar rayon
(Dilakukan secara online)

FASILITAS :
✔ Sertifikat

✔ Goodie Bag

✔ Snack

✔ Workshop Pembelajaran Sejarah untuk Guru Pendamping (Babak Semi Final)

PELAKSANAAN :

❣ Tanggal 7 Mei 2018- 11 Agustus 2018 (Pendaftaran)
❣ Tanggal 18 Agustus 2018 (Babak penyisihan dilaksanakan per-rayon khusus di luar rayon secara online dengan koordinasi IKAHIMSI)
❣ Tanggal 2 September 2018 (Babak semi final dan final dilaksanakan di Universitas Negeri Malang)

PERSYARATAN :

📎 Mengisi formulir pendaftaran
📎 Fotokopi kartu tanda pelajar (1 lembar)
📎 Foto berwarna ukuran 3×4 (2 lembar)
📎 Surat tugas dari sekolah
📎 Fotokopi bukti pembayaran

BIAYA PENDAFTARAN :
Rp. 150.000 per-tim
(1 tim terdiri dari 2 orang)

PENDAFTARAN

– Transfer Melalui Bank
Cabang BNI No. Rekening : 0673664400 a/n Nur Zakharatul Hayati
– Pendaftaran Langsung Pada Panitia
Dimulai tanggal 7 Mei 2018 s/d 11 Agustus 2018 pada hari Senin-Kamis (09.00 – 16. 00 WIB) hari Jumat (09.00 – 15.00 WIB) bertempat di Kantor Sekretariat HMJ Sejarah “JAS MERAH” Gedung i5.105 Fakultas Ilmu Sosial Jl. Semarang, No. 5 Universitas Negeri Malang 65145 Telp (0341) 551-312

Formulir pendaftaran dapat diperoleh di sekolah masing-masing, kantor Sekretariat Olimpiade Sejarah HMJ Sejarah “Jas Merah” Universitas Negeri Malang, dan bisa didownload di link yang tertera di bawah ini :

DOWNLOAD FORMULIR ODISEA DISINI :  formulir-pendaftaran

NARAHUBUNG
👦 M. Adam Nuh Ibrahim : 0812 3417 8561 (WA)
👩 Sinta Febriana : 0852 4892 6829 (WA)
👦 Rifky Hilman H. F : 0878 7775 7971 (WA)

LKTI 2018 HADIR KEMBALI!! DOWNLOAD JUKNIS DAN FORMULIRNYA SEKARANG!!

LKTI 2018

LKTI 2018

Halo mahasiswa S-1 seluruh Indonesia, Lomba Karya Tulis Ilmiah 2018 hadir kembali.

🎉HMJ Sejarah “Jas Merah” Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang

proudly present :

Lomba Karya Tulis Ilmiah 2018
Tingkat Mahasiswa Strata I Nasional
Dengan Tema

“Sinergi Masyarakat dalam Melestarikan Nilai-nilai dan Situs Sejarah”

➡️Babak Penyisihan (Online)

✓23 April – 23 Mei 201

➡️Babak Semi Final (Online)

✓1 Juni – 31 Juli 2018

➡️Babak Final
📍Lokasi: Gedung I1 Lantai 7 Aula Ki Hajar Dewantara Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Malang

✓ 16 September 2018 .

💸 Biaya abstrak : Rp 50.000

💸Biaya fullpaper : Rp 150.000

📝Formulir dan ketentuan pendaftaran dapat DISINI

JUKNIS LKTI 2018 : JUKNIS LKTI 2018

FORMULIR PENDAFTARAN : FORMULIR PENDAFTARAN LKTI

📲 Contact Person
Agus Supriyono 087850392682
Aghnia Muzammilul 085606396628
Rifky Hilman 087877757971

NONTON BARENG HMJ SEJARAH. COBAIN : MONTAGE OF HECK

nobar

nobar

Pemutaran film  kali ini tidak hanya tentang perang saja, sejarah meliputi berbagai hal-hal menarik yang terjadi pada dunia ini. Berkaitan dengan tanggal 5 April dimana Sang Legenda musik Kurt Cobain meninggal, pemutaran film kali ini berguna untuk mengenang sosok Kurt Cobain dan mengambil pelajaran darinya.

cobain

cobain

Pada hari rabu HMJ Sejarah Fakutas Ilmu Sosial mengadakan agenda rutin yaitu pemutaran film sejarah. Pemutaran film sejarah yang ketiga yang berjudul “Cobain : Montage of Heck A Film by Brett Morgen” yang ditayangkan pada hari Rabu, 11 April 2018 bertempat di Gedung I.5 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.  Agenda pemutaran ini di putar pukul 18.00 – selesai. Kali ini pemutaran film “Cobain : Montage of Heck A Film by Brett Morgen”mengundang pemantik yaitu Moch. Dimas Galuh Mahardika KADIV Kesesnian dan Kebudayaan BEM FIS 2018, dan anggota dari BKT Laisos yang mana salah satu BKT sebagai wadah bagi pecinta musik, dengan di moderatori oleh Hawiki Renalia anggota Bidang Teknologi Informasi dan Pustaka (TIPUS) HMJ Sejarah 2018.

pemantik dan moderator

pemantik dan moderator

Film  “Cobain : Montage of Heck A Film by Brett Morgen” kali ini menghadirkan sosok Kurt yang mana pada masa kecilnya ia adalah sosok yang hiperaktif, hingga pada suatu hari orang tuanya bercerai. Dari situlah Kurt menjadi sering merasa tidak bahagia dengan kehidupannya. Melalui musik ia melampiaskan segala perasaannya. Lirik lagu yang diciptakan oleh Cobain merupakan hasil buah pikiran yang tercurahkan dari perasaannya. Pada awalnya memang Cobain tidak berniat untuk menjadi terkenal, tapi baginya musik adalah suatu wadah yang mengerti tentang perasaanya.

peserta

peserta

 

peserta

peserta

Pemutaran film kali ini berhasil mendapat apresiasi dari mahasiswa, terbukti dari penonton yang hadir mencapai kurang lebih 60 orang. Tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa UM dari angkatan 2014 sampai 2017 saja, tetapi dari kampus luar UM pun ikut menonton film. Ketika sesi diskusi dibuka, antusias penonton terlihat ketika saling bersautan antara penonton dan pemantik yang saling bertukar informasi. Bagi orang awam Kurt Cobain diketahui merupakan anggota Nirvana yang mana tidak hanya skill musik tapi kehidupan Kurt Cobain juga menjadi sorotan publik, walaupun karirnya sebentar namun karyanya masih dikenang dan dinikmati oleh pecinta musik hingga sekarang seperti album Smells Like Teen Spirit. Jadi, film bisa menjadi suatu Historiografi audiovisual abad 21 yang mana memiliki ciri-ciri menampilkan kehidupan sehari-hari dan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa teks bukanlah satu-satunya sumber sejarah. (VRS)

CIVIC FUTSAL TOURNAMENT 2018 : AJANG UNJUK GIGI PARA PUNGGAWA HMJ SEJARAH

 

pamflet fultal

pamflet fultal

Sub bidang keolahragaan dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sejarah Fakultas Ilmu Sosial mempunyai beberapa agenda baru, salah satunya agenda futsal mingguan yang diadakan setiap hari Senin pukul 19.00-21.00 dan bertempat di Champions De Rumah Malang. Agenda tersebut dapat diikuti seluruh mahasiswa jurusan sejarah maupun alumni jurusan sejarah. Himpunan Mahasiswa Sejarah sudah menyediakan tempat dan waktu 2 jam untuk agenda tersebut. Himpunan Mahasiswa Jurusan Sejarah juga menyediakan pembimbing untuk futsal mingguan tersebut.

Futsal

Futsal

Agenda futsal ini diadakan dengan tujuan memperat tali persaudaraan antar sesama jurusan sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang. Selain itu, tujuan dari diadakannya futsal mingguan adalah untuk tahap pelatihan dan seleksi yang akan di lombakan pada saat ada turnamen futsal antar fakultas maupun antar universitas. Turnamen futsal yang diadakan Universitas biasanya mengutamakan mahasiswa baru Universitas Negeri Malang. Oleh karena itu, sub bidang keolahragaan dalam Himpunan Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang membuat agenda futsal agar memudahkan untuk melatih dan meyeleksi beberapa mahasiswa untuk mengikuti lomba dan turnamen yang ada.

TIM

TIM

Pada hari Sabtu, 14 April 2018 mahasiswa sejarah mengikuti turnamen futsal yang diselenggarakan oleh HMJ Hukum dan Kewarganegaraan yang bertempat di SM Futsal Suhat. Mahasiswa sejarah menggeluarkan dua tim dimana tim pertama bernama Sejarah A dan tim kedua Sejarah B. Acara tersebut dimulai pukul 08.00, namun dikarenakan Sejarah A dan Sejarah B mendapatkan nomor urut 13 dan 27 maka Sejarah bermain pada pukul 13.00. Disini, Sejarah A melawan Alhidayah dan medapatkan score 1:4, sedangkan Sejarah B melawan Probis FC dan mendapatkan score 0:1. Turnamen tersebut menjadi langkah awal untuk futsal sejarah agar berlatih lebih serius untuk bisa membanggakan nama Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

TIM A

TIM A

Dengan mengikuti Civic Futasal Tournament merupakan salah satu cara untuk mengapresiasi program kerja ormawa lain. Dengan saling support dan memberikan dukungan, maka bersama akan menjadi ormawa yang tangguh dan saling mendukung dalam hal memajukan kualitas mahasiswa FIS khususnya. Antusiasme peserta pada Civic Futsal Turnament dinilai baik karena banyak peserta yang semangat untuk mengikuti Civic Futsal Tournament. Tournament ini juga dapat dijadikan ajang untuk unjuk gigi punggawa-punggawa disetiap ormawa untuk unjuk kebolehan dalam bermain futsal. (NAD)

WORKSHOP PKM 2018 : MEMPERSIAPKAN MAHASISWA SEJARAH YANG UNGGUL MENUJU PIMNAS 2019

Suasana Workshop PKM 2018

Suasana Workshop PKM 2018

Lagi, HMJ Sejarah JAS MERAH memberikan fasilitas kepada pamhasiswa Bidik Misi Jurusan sejarah untuk mengembangkan, melatih dan menemukan terobosan baru dalam acara Workshop Penulisan PKM 2018. Menurut Wakil Dekan III FIS UM, Bapak I Nyoman Ruja S.U, kegiatan workshop penulisan PKM 2018 yang diadakan oleh HMJ Sejarah merupakan Workshop pertama di FIS. Besar harapan beliau agar program HMJ Sejarah ini menjadi inspirasi dan dilakukan oleh ormawa yang lain.

Perkembangan teknologi, kemajuan zaman, modernisasi dan arus globalisasi yang terus mengalir memberikan warna baru pada kehidupan sosial. sebagai seorang mahasiswa jurusan sejarah yang tidak terlepas dari peristiwa dan masyarakat, fenomena-fenomena tertentu patutlah dipahami dan diamati untuk kemajuan dan perkembangan selanjutnya. berbagai permasalahan pun muncul melanda indonesia dengan berbagai macam problematikanya. Hal inilah yang harus dikritisi dan diamati oleh mahasiswa khususnya Jurusan Sejarah unutk bisa meningkatkan mutu dalam berkreasi dan berinovasi, meningkatkan kesadaran bersosial dan mengeluarkan ide-ide maupun gagasan penting untuk permasalahan yang ada.

Dengan ini, HMJ Sejarah mengadakan Workshop PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) 2018 yang bertempat di lantai 7 Aula HOS Tjokroaminoto sebagai langkah awal untuk bersosialisasi dan melatih mahasiswa untuk semakin berfikir kritis dalam menyikapi problematika. Serta, dapat menuangkan ide-ide cemerlang untuk membantu mengatasi permasalahan yang ada. Workshop PKM 2018 dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB dengan dipandu oleh Hawiki Renalia sebagai MC (Master of Ceremony). Pada workshop tersebut, datang pula Bapak I Nyoman Ruja, S.U selaku Wakil Dekan III Fakultas Ilmu Sosial untuk membuka acara secara resmi. Worksho PKM dihadiri oleh 85 peserta yang berasal dari Mahasiswa Bidikmisi Angkatan 2016-2017 dan Delegasi dari HMJ Sejarah Periode 2018.
Pemateri pada Workshop PKM 2018 adalah dosen-dosen Jurusan Sejarah yang ahli dalam bidangnya, yakni Bapak Fahrul Nurfahrul Lukmanul Khakim sebagai pemateri dan teknis PKM-AI (Artikel Ilmiah), Bapak Ronald Ridhoi sebagai pemateri dan teknis PKM-P (Penelitian), serta Bapak Wahyu Djoko sebagai pemateri dan teknis PKM-M (Pengabdian kepada Masyarakat).

Pemateri dan Moderator

Pemateri dan Moderator

Suasana menyenangkan dan antusiasme peserta memenuhi Aula HOS Tjokroaminoto pada hari pelaksanaan Workshop PKM. Peserta tampak bersemangat mendengarkan materi dan dengan aktif mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi dan tanya jawab. Workshop PKM ini juga menyediakan sesi sharing & practicing yang bertujuan untuk forum tanya jawab secara lebih mendalam dengan pemateri yang sesuai dengan pilihan PKM. Acara berlangsung lancar dan berakhir pada pukul 12.00 WIB. Diakhiri dengan penampilan dari BKT Laisos yang menghibur para peserta, dan juga pengumpulan abstrak untuk kemudian bisa dikoreksi dan diumumkan kelolosannya ketahap pembinaan.

Penampilan LAISOS

Penampilan LAISOS

Dengan diadakannya Workshop PKM 2018, diharapkan Mahasiswa Jurusan Sejarah semakin giat untuk menuangkan ide-ide kreatif dan inovatif, yang bisa membantu permasalahan sosial di kehidupan sehari-hari. Juga dapat meningkatkan kesadaran serta kemampuan berfikir kritis yang berguna bagi kedepannya. (NS)

SUB-BIDANG KEROHANIAN RAMAIKAN “FIS MENGAJI”

Setiap hari Kamis, selalu diadakan agenda untuk mengaji bersama. Agenda ini adalah proker dari Sub bidang Kerohanian dari HMJ Sejarah Fakultas Ilmu Sosial. Diusahakan setiap hari kamis, para anggota HMJ Sejarah diusahan untuk mengaji bersama. Karena pada hari Kamis bertepatan juga saat waktunya rapat. Untuk anggota HMJ Sejarah sendiri diusahakan untuk ikut. Tujuan diadakannya pengajian ini adalah untuk meningkatkan rasa iman dan taqwa kepada Allah SWT. Selain itu untuk mengimbangkan antara urusan dunia dan juga akhirat, meskipun kita sibuk dalam berorganisasi jangan sampai lupa untuk tetap ingat kepada Allah karena semua keberhasilan dalam menjalankan proker yang ada juga tidak terlepas dari campur tangan Allah.

Untuk itu kita harus banyak-banyak bersyukur salah satunya dengan cara mengaji seperti ini, karena waktu yang kita punya tidak banyak maka mengaji ini menjadi salah satu alternatif dalam cara bersyukur kepada Allah. Meskipun banyak yang sibuk dengan urusan proker HMJ Sejarah ataupun yang disibukkan dengan tugas kuliah, diharapkan anggota HMJ Sejarah bisa mengikuti pengajian ini karena mungkin hanya saat ada kesempatan seperti ini mereka mengaji. Belum tentu jika sudah di rumah ataupun kos-kosan, mereka akan mengaji. Setidaknya 1 minggu sekali mereka mengaji untuk menambah rasa bersyukur dan ingat kepada Allah. Mengaji juga tidak membutuhkan waktu lama, mungkin hanya memakan waktu sekitar 15 menit.

Akan tetapi pada pelaksanaan kegiatan mengaji ini, tidak dilaksanakan secara rutin. Karena acara mengaji ini dilakukan secara fleksibel, maksutnya kita juga melihat jika rapat berakhir sudah sangat malam maka kami tidak mengadakan pengajian tersebut. Karena anggota HMJ Sejarah sendiri mungkin juga sudah banyak yang capek ataupun ada rumah mereka yang jauh. Maka dari itu pengajian ini hanya diadakan jika rapat selesai tidak terlalu malam. Sebenarnya dari bidang kerohanian ingin mengadakan pengajian rutin setiap hari kamis. Akan tetapi melihat anggota HMJ Sejarah lainnya sudah kelelahan maka kami mengurungkan niat untuk mengadakan pengajian tersebut. AA

NONTON BARENG HMJ SEJARAH : FILM JANUR KUNING

HMJ Sejarah tahun ini memberikan banyak inovasi dalam program kerjanya, tidak terkecuali adalah pada BIdang Penalaran. Tahun ini Bidang Penalaran HMJ Sejarah mempunyai program Nonton Bareng film-film sejarah. Tujuannya adalah mengenalkan kepada mahasiswa dan HMJ Sejarah khususnya untuk mengenal film-film berbasis sejarah. Program ini dilakukan setiap dua minggu sekali pada Hari Rabu dan dilaksanakan di Gedung I5 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.

Pada hari rabu HMJ Sejarah Fakutas Ilmu Sosial mengadakan agenda rutin yaitu pemutaran film sejarah. Pemutaran film sejarah kedua yang berjudul “Janur Kuning” dilaksanakan pada hari Rabu, 21 Maret 2018 bertempat di Gedung I.5 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang.  Agenda pemutaran ini di putar pukul 18.00 – tertidur. Kali ini pemutaran film “Janur Kuning” mengundang pemantik yaitu Anugerah Firman Fhitaman, Wakil Ketua HMJ Sejarah 2013 dengan di moderator oleh Sinta Febriana anggota Bidang Penalaran HMJ Sejarah 2018.

Film “Janur Kuning” adalah film actiong berlatar belakang perjuangan Indonesia pada masa penjajahan yang diproduksi pada jaman Orde Baru, film ini memiliki keunikan sendiri yaitu terdapat sosok Soeharto yang mana beliau adalah seseorang yang sederhana, ramah terhadap rakyat dan mencintai istri serta bangsanya. Film ini belatar belakang pada jaman Belanda menguasai Indonesia. Di film ini juga dihadirkan perjuangan sosok istri yang mengandung anak dalam keadaan sering ditinggal berperang melawan Belanda. Hal ini dapat di ibaratkan bahwa dibalik sosok lelaki yang tangguh terdapat wanita yang kuat disampingnya.

Agenda rutin pemutaran film “Janur Kuning” kali ini berhasil memikat para penonton, sekitar kurang lebih 40 orang hadir untuk menyaksikan film ini. Selain dapat berkumpul dengan teman-teman, kita mendapat snack juga ilmu yang bermanfaat dengan menonton film ini. Setelah film selesai ditunjukkan, pemantik mereview soal isi film dan juga penonton saling berinteraksi dalam diskusi mengenai film yang sudah ditonton. Antusias peserta yang menonton sangat terlihat ketika diskusi antara pemantik dan penonton  yang saling saut bersautan menjadikan suasana diskusi kali ini terasa hidup. Banyak peserta yang mengeluarkan pendapat mereka, dan pemantik pun menjelaskannya. Dari penjelasan pemantik, terdapat perbedaan film sejarah dan film dokumenter sehingga kita dapat menganalisis setiap film yang berbau sejarah. Selin itu, dapat disimpulkan bahwa Film pada jaman pasca kemerdekaan dapat digunakan sebagai media propaganda dan juga sebagai senjata politik karena dengan film masyarakat mudah mendapat informasi yang mana masyarakat memang gemar mencari hiburan biasanya dengan menonton film dan juga radio.

            Yang menarik dari film “Janur Kuning” ini, bahwa film ini berhasil menggunakan latar belakang masa penjajahan dan juga menggambarkan para pejuang dahulu yang mempunyai semangat yang seperti api, berkobar-kobar melawan penjajahan. Rasa cinta nya kepada bangsa mengalahkan rasa cintanya kepada diri sendiri sehingga mereka rela mati dengan terhomat di medan perang demi membela tanah airnya. Film ini diharapkan dapat menjadi stimulus kepada generasi muda bahwa rasa nasionalisme itu penting dan harus tertanam di dalam diri masng-masing. Karena kalau bukan kita sendiri yang menjaga tanah air kita, lalu siapa lagi? Tanah kita, air kita, bukan tanah mereka, air mereka. VRS